Industri Besar Penyokong Utama Balapan Motorsport

Industri Besar Penyokong Utama Balapan Motorsport – Dulu event balapan cuma sekadar menjajal kendaraan dengan oprekan khusus. Lanjut, kalau dipasang parts ini jadinya seperti apa? Kemudian, jadi passion alias ketagihan. Melaju di kecepatan sekian kpj hadirkan sensasi tersendiri. Tapi semua berubah sejak industrialisasi menyerang. 

Sudah bukan soal trial and error (meskipun dalam beberapa hal saat ini masih seperti itu). Bukan pula soal passion. Tapi ini soal uang besar yang mengalir sebagai sponsor dan pabrikan harus bisa mewujudkannya dalam kendaraan super kencang. Lantas, dari mana semua uang besar itu berasal atau dihasilkannya?

Kalau melongok dua dekade lalu ketika bisa dibilang motorsport mencapai periode emasnya, nama-nama beken setia mendominasi entah papan iklan sirkuit atau sekujur bodi kendaraan. Sebagian dari mereka saat ini sudah hilang, karena regulasi atau memang kekurangan modal dan kalah dari pemain baru. Tapi kita tahu nama-nama besar itu berkecimpung dalam industri yang memang sudah terkenal menghasilkan uang banyak sehingga mampu sukses menghidupkan ajang motorsport. Coba kita bedah satu per satu.

1. Rokok dan produk tembakau 

Masih ingat Camel? Atau Mild Seven? West? Atau Rizla? Mereka semua adalah nama yang bersinonim dengan rokok dan produk tembakau. Tak bisa dipungkiri dan sulit disangkal bahwa rokok adalah penyandang dana terbesar motorsport. Mau mereka menyokong tim balap atau menggelar satu seri balapan, kesamaannya cuma satu: gelontoran dana besar. Namun karena pelan-pelan rokok dilarang di benua Eropa, maka pudar juga kehadiran mereka di sirkuit atau bodi kendaraan (kecuali mungkin hanya Marlboro, yang masih jalan terus dengan Scuderia Ferrari).

2. Minuman beralkohol  

Berbeda dengan rokok dan produk tembakau, di Eropa minuman beralkohol masih beredar secara legal. Memang ada larangannya, yaitu dikonsumsi hanya oleh di atas 21 tahun. Namun ini jadinya aneh dalam konteks Indonesia karena justru rokok dibiarkan dan minuman beralkohol yang dilarang (atau dibatasi peredarannya).

Di grid MotoGP, ada banyak merek minuman beralkohol yang hebatnya bisa menjadi sponsor tim balap, selain seri balapan di satu negara. Tercatat adalah nama-nama yang barangkali masih asing di Indonesia seperti Estrella dan Corona. Selain ada juga Johnnie Walker di Formula1 dan Chandon yang khusus jadi sponsor McLaren. Ini bukanlah hal yang mengherankan karena konsumsi minuman beralkohol oleh orang-orang Eropa seperti manusia butuh air minum. Sudah menjadi kebutuhan hidup 😆 Itu belum termasuk diekspor ke negara-negara lain seperti di Amerika Utara (Kanada dan Amerika Serikat).

3. Minuman berenergi 

Mungkin ini pemain baru yang belakangan jadi pemodal besar. Namun tak banyak nama besar di industri ini. Tercatat hanya dua yang terkenal. Kalau bukan RedBull, pastilah Monster. Keduanya mendapat ekspos besar berkat kegigihan mereka menjadi sponsor olahraga ekstrem.

Sekarang ketika industri rokok dicekal di benua Eropa dan Britania Raya, tim-tim motorsport jelas sangat kelimpungan. Tak ada lagi dana melimpah yang membanjiri untuk kepentingan pengembangan (dengan alasan ini, diberlakukan pula larangan pengembangan mesin). Akhirnya dengan dalih penghematan, mesin-mesin pun disetel agar tidak terlalu kencang atau memuntahkan daya yang sekadarnya saja. Jauh berbeda ketika kita masih bebas melihat logo Marlboro, West, Camel, atau semacamnya.

Kalau dalam konteks Indonesia, industri mana yang cocok digandeng agar bisa sukses memanggungkan balapan MotoGP atau bahkan Formula1?

Advertisements

One comment on “Industri Besar Penyokong Utama Balapan Motorsport

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s