Vivo V11 Pro Dan Honda Forza: Karena Mahal Itu Sebuah Pencapaian

Prosesornya kelas menengah, Snapdragon 660 (yang sudah mendukung Artificial Intelligence Engine). RAM memang cukup besar, mencapai 6 GB. Internal storage sebenarnya sudah bukan hal yang wow, 64 GB, ketika beberapa pabrikan mulai melonjak ke 128GB. Mesinnya memang besar, 250cc. Tapi sudah ada Yamaha Xmax yang menggelinding duluan. Fiturnya bolehlah dianggap sebuah terobosan tapi hal sama sudah pula disematkan di Yamaha Xmax. Lalu, adakah keistimewaan sehingga Vivo V11 Pro dan Honda Forza layak dibandrol seperti harga mereka saat ini: 5 Juta Rupiah dan 76 Juta Rupiah?

Desain mungkin jadi satu faktor untuk justifikasi. Ketika Vivo V11 Pro hadir dengan layar hampir memenuhi seluruh tubuh ponsel, Honda Forza 250 datang dengan sentuhan dan garis futuristik yang tak biasa. Desain seperti itu menghasilkan rupa yang enak dipandang dan tidak membosankan, dan paling penting, ergonomis.

Jangan lupa juga bahwa khusus Vivo V11 Pro, layarnya sudah super AMOLED. Ini bukan sembarang layar dan kualitasnya di atas layar IPS kebanyakan. Dan karena sudah super AMOLED, Vivo V11 Pro pun sudah ada always on display. Tak cukup sampai di situ. Vivo V11 Pro pun sudah dilengkapi teknologi pengisian cepat dual engine fast charging, mengisi daya baterai 3400 mAh tidak sampai dua jam dari 0% sampai 100%.

Honda Forza, di lain pihak, membawa fitur-fitur mentereng yang menjadikannya berbeda dibandingkan motor lain. Satu yang menonjol namun tak kasat mata terlihat adalah Honda Selectable Traction Control. Fitur canggih namun tampaknya kurang disosialisasikan wiraniaga Honda Forza itu sendiri. Selain itu juga, Honda Forza sudah dilengkapi sistem pengereman ABS dual channel, menjadikan deselerasi berjalan mulus dan tidak geal-geol.

Terakhir, kita bisa yakin bahwa Honda Forza dibandrol dengan harga saat ini karena kualitas materialnya. Ini Honda CBU, bukan buatan AHM. Jadi kita bisa berharap kualitasnya di atas kebanyakan motor AHM lainnya.

Angka yang disematkan pada Vivo V11 Pro maupun Honda Forza mungkin tidak pantas senilai itu terkait dengan spesifikasi atau bahkan fitur yang disematkan. Bandrol yang mungkin saja sudah termasuk profit yang begitu besar yang dijanjikan jika menjual produk ini (khusus Vivo, margin besar sudah jadi rahasia umum).

Namun, dua produk ini pula, Vivo V11 Pro maupun Honda Forza, akan mewakili sebuah pencapaian yang rasa yang dialami itu terasa seperti meraih sebuah kesuksesan besar. Namun menjadi tidak berguna apa-apa kalau dua produk ini dibeli secara kredit, apalagi Vivo V11 Pro. Karena perjuangannya, tekadnya, kegigihannya, termasuk menepis semua godaan, untuk mengumpulkan uang sebanyak bandrol keduanya, tidak terasa dan tidak pula menempa diri.

Advertisements

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s