Bagaimana Proses Mutasi (Keluar) Kendaraan?

Dalam kejadian yang belum begitu lama terjadi, penulis merasakan sendiri melakukan proses mutasi kendaraan. Mutasi di sini berarti memindahkan (mengeluarkan) kendaraan ke wilayah yang berbeda. Misalnya, kendaraan yang sebelumnya terdaftar di kota A akan didaftar ke kota B. Jika kendaraan cuma berganti nama pemilik namun masih di wilayah yang sama, itu bukan mutasi, sekadar balik nama saja. Kebalikannya, mutasi tidak mesti balik nama, jika pemilik lama berganti alamat yang berbeda wilayah.

Baiklah. Apa saja yang harus diperhatikan jika harus melakukan mutasi kendaraan? Dalam hal ini penulis mengurus mutasi kendaraan roda dua. TKP-nya sendiri terjadi Samsat kota Malang. Mutasi biasanya terjadi jika kita membeli kendaraan seken. Inilah yang penulis alami. Jadi tahap pertama adalah lapor kepada samsat motor yang penulis beli itu mau dikeluarkan dari wilayahnya.

Pra-syarat (yaitu semua yang harus dipersiapkan dari rumah) sebelum menuju samsat untuk melakukan mutasi adalah fotokopi semua surat-surat diri dan kendaraan yang akan dimutasi. 5x saja agar seperti Pancasila 😉 Semua: BPKB, STNK, KTP (atau SIM), kwitansi pembelian (kalau beli seken). Kalau perlu faktur-faktur pembelian kendaraan 😆 (tapi pengalaman saya kemarin faktur kendaraan dan kwitansi pembelian tidak diminta). Lalu pergi ke samsat. Tentu dengan tetap bawa identitas aslinya juga. Peringatan: Jangan sampai tercecer!

Hal pertama adalah cek fisik. Dalam proses ini kita akan diberi satu formulir untuk diisi identitas calon pemilik di alamat yang baru dan sepotong stiker untuk digesek di nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Untuk samsat kota Malang, lokasi cek fisik ada di belakang gedung samsat. Untuk bisa mendapatkan formulir dan stiker tadi, kita harus menunjukkan tanda pengenal orang yang akan mutasi (perwakilan pakai surat kuasa harusnya), BPKB dan STNK kendaraan yang akan dimutasi.

Setelah cek fisik, segera disahkan. Loketnya tidak jauh dari tempat cek fisik. Kalau sudah pengesahan hasil cek fisik kita baru boleh masuk gedung samsat. SERIUS! Di dalam gedung samsat, kita mengantre di loket 1. Di tahap ini kita menunggu giliran untuk membayar pajak kendaraan yang akan kita mutasikan. Ini bisa dipahami seperti kita mau resign. Semua pekerjaan di tempat lama harus segera diselesaikan dulu. Di samsat kota Malang, pembayaran pajak dilakukan di kasir 4. Jangan khawatir petugasnya sudah mengarahkan. Kita tinggal perlu lihat sekeliling, jangan cuma mematung.

Selesai bayar pajak di kasir 4, kita kembali ke loket 1 untuk menunjukkan kita sudah bayar. Setelah diverifikasi, petugas menyerahkan semua dokumen kita ditambah surat fiskal. Surat fiskal ini perlu difotokopi. Untuk kasus di samsat kota Malang, petugas fotokopi sudah paham berapa lembar harus difotokopi. Jangan lupa juga bukti pembayaran tadi ikut difotokopi juga (petugasnya fotokopi akan menanyakannya untuk difotokopi sekalian). 

Setelah difotokopi, kita diarahkan ke lantai 2. Untuk samsat kota Malang, ini adalah lokasi penyimpanan arsip-arsip dan dokumen-dokumen. Serahkan map kita yang isinya dokumen-dokumen mulai dari tahap awal tadi dan tunggu dipanggil. Jika masuk giliran kita, nanti kita disuruh masuk ke ruangan untuk mengisi di buku besar. Sekali lagi, semua sudah jelas dan bahkan petugasnya mendiktekan (nomor kendaraan, nama calon pemilik baru (mutasi tujuan). Begitulah.

Sudah selesai? Sayangnya, belum. Tapi tinggal sedikit lagi. Setelah beres di lantai 2, kita disuruh ke loket mutasi keluar. Untuk kasus di samsat kota Malang, lokasinya ada di depan parkiran motor. Di sana, berkas-berkas kita diperiksa lagi. Biasanya kita disuruh fotokopi surat fiskal dua lembar lagi karena dirasa kurang untuk pengarsipan. Nah kalau urusan di loket ini sudah selesai, bisa dibilang proses mutasi keluar sudah beres. Ditandai dengan dikembalikannya surat fiskal yang tadi kita sudah dapat disatukan dengan bukti pembayaran pajak yang sudah dicap dan distempel untuk mutasi keluar. Juga dituliskan kapan kita perlu mengambil berkas-berkas yang tadi kita sudah lewati prosesnya untuk nanti keperluan mutasi masuk. Untuk kasus Samsat kota, lokasi pengambilan berkas ada di polresta Malang yang ada di depan Rumah Sakit Syaiful Anwar.

Jika kita ringkas, urutan mengurus mutasi kendaraan (mutasi keluar) adalah seperti ini:

  1. Fotokopi surat-surat identitas diri dan kendaraan 5x.
  2. Cek fisik => menunjukkan KTP, STNK, BPKB.
  3. Pengesahan cek fisik.
  4. Pemeriksaan berkas-berkas.
  5. Bayar pajak kendaraan.
  6. Dapat surat fisikal, difotokopi sekalian dengan bukti pembayaran pajak (5x => petugasnya sudah paham).
  7. Ke loket pengambilan BPKB (samsat kota Malang ada di lantai 2).
  8. Isi buku besar, segera ke loket mutasi keluar.
  9. Di loket mutasi keluar, berkas dan dokumen diperiksa.
  10. Selesai. Ambil dokumen mutasi keluar sesuai tanggal yang tertera di surat fiskal. (dalam kasus penulis lebih dari sebulan).
  11.  

Ini belum diklarifikasi dan dikonfirmasi, tapi menurut penulis sendiri, surat fiskal sebagai bukti mutasi keluar bisa dijadikan sebagai pengganti STNK saat kita naik motor ke mana-mana, selama belum melewati tanggal pengambilan dokumen mutasi keluar. Jadi PERINGATAN: Surat fiskal itu berharga sekali. Jangan sampai rusak apalagi terendam dan hanyut karena banjir.Kalau perlu dilaminasi 😆

Demikian pengalaman mengurus mutasi keluar. Untuk proses yang lain seperti balik nama atau lima tahunan, saat ini penulis tidak bisa memastikannya. Namun pada intinya dokumen yang dipersiapkan kurang lebih sama, alurnya mungkin juga sama. Karena itu kunci dalam mengurus apa pun di samsat adalah Siapkan energi yang cukup dan JANGAN MALAS BERTANYA! Kalau segan bertanya ke orang yang sama karena penjelasannya kurang dimengerti, tanya orang lain.  Apalagi untuk kasus samsat kota Malang, para petugas sudah siap membantu dan mengarahkan.  

Satu hal perlu diingat, proses belum selesai. Karena setelah mutasi keluar, jelas harus mutasi masuk. Ibaratnya, kita sudah resmi resign, tapi ‘kan perlu cari tempat kerja baru. Lagipula, setelah mutasi keluar, kendaraan kita itu sudah tidak terdaftar di mana-mana, nah makanya sekarang perlu didaftarkan lagi (mutasi masuk).

  

Advertisements

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s