Apa Saja Perbedaan Penerjemah In-House Dengan Freelance Translator?

Dalam industri penerjemahan, ada dua pekerja penerjemah yang pembagiannya didasarkan pada sifat kerjanya. Pembagian dua pekerja penerjemah ini didasarkan pada keterikatan mereka, juga komitmen yang harus dicurahkan. Kedua pekerja tersebut adalah:

  1. Penerjemah Karyawan (in-house translator)
  2. Penerjemah Freelancer 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, keterikatan dan komitmen yang diwajibkan membedakan dua pekerja ini. Penerjemah karyawan, sesuai dengan namanya, bekerja selayaknya karyawan yang pada umumnya dikenal. In-house translator ini memiliki jam kerja yang tertib dan teratur, yaitu mereka harus datang sebelum jam tertentu untuk bekerja dan pulang pada jam tertentu pula. Kebijakan jam kerja ini diserahkan kepada masing-masing kantor atau biro penerjemahan tempat penerjemah karyawan itu bekerja. Sementara itu, penerjemah freelancer tidak terikat dalam jam kerja yang kaku. Mereka sangat fleksibel dalam bekerja dan mengatur waktu kerja pun sesuka mereka. Namun terkadang di saat in-house translator sedang bersiap-siap tidur di waktu malam, penerjemah freelancer masih harus bekerja. Atau sebaliknya, ketika penerjemah karyawan baru akan mulai bekerja, freelance translator sedang enak-enak tidur.

Selain jam kerja yang tetap, in-house translator juga harus hadir secara fisik di bangunan yang diperuntukkan sebagai tempat kerja, lazimnya dikenal sebagai kantor – atau apa pun sebutannya. Di tempat ini mereka bekerja, sekaligus juga sebagai pembuktian mereka telah hadir – sesuatu yang sangat berdampak pada penilaian kinerja mereka yang pada gilirannya memengaruhi upah bulanan yang bakal diterima. Di saat yang sama, penerjemah freelancer bebas bekerja di mana saja sepanjang itu memang mendukung pekerjaan mereka. Namun secara singkat ada dua hal yang jadi perhatian utama mereka, yaitu kebutuhan listrik dan konektivitas internet. Dua hal itu sudah tersedia dan mereka bisa langsung bekerja.

Di atas sempat disinggung soal penggajian. Ini pula pembeda penerjemah karyawan dengan freelance translator. Bisa dibilang, in-house translator mendapatkan bayaran yang tetap, berapa pun volume kerja yang dikerjakan. Malah bisa saja bayaran yang diterima penerjemah karyawan di akhir bulan lebih sedikit dari nominal yang disepakati jika kinerja mereka dianggap kurang memuaskan – ini kembali kepada kebijakan masing-masing kantor atau biro penerjemahan. Di lain pihak, penerjemah freelancer memiliki pendapatan yang tidak menentu. Terkadang bisa dapat begitu besar. Di lain waktu sebaliknya hanya meraup kecil sekali. Pendapatan penerjemah freelancer sangat bergantung pada kegigihan dan keuletan mereka mencari pekerjaan atau proyek penerjemahan.

Penerjemah Dokumen Inggris Indonesia Tepercaya

Dalam kesimpulannya, in-house translator dan penerjemah freelancer memiliki perbedaan yang cukup menonjol dan dirangkum dalam poin-poin berikut:

  • Jam kerja. Penerjemah karyawan terpaku dalam penentuan jam kerja yang tetap, sementara penerjemah freelancer lebih fileksibel.
  • Kehadiran fisik. In-house translator harus datang ke kantor secara nyata, sementara penerjemah freelancer tidak perlu begitu. Cukup selesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan di mana saja sepanjang bisa menunjang pekerjaan mereka.
  • Pengupahan. Penerjemah karyawan mendapatkan bayaran yang relatif sama dengan periode pengupahan yang sama pula (bisa di awal atau akhir bulan). Bisa saja selain bayaran utama (gaji pokok), in-house translator mendapat insentif tambahan, tergantung kebijakan masing-masing kantor atau biro penerjemahan. Penerjemah freelancer di lain pihak mendapatkan bayaran sesuai dengan proyek atau pekerjaan penerjemahan yang diupayakannya.

Arif Rakhman is a full time English > Indonesian translator that works 18 hours a day and 7 days a week. You can contact him directly on WhatsApp platform by clicking/tapping on this link bit.ly/translaterjemahan and through email at arifrakhmantranslator@gmail.com

 

Advertisements

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s