Alasan Utama iPhone Selalu Lebih Mahal Dari Android Manapun

Sudah jadi pengetahuan umum bahwa iPhone selalu dihargai lebih mahal dari Android termahal sekali pun. Bahkan orang awam yang tidak rutin mengikuti perkembangan teknologi sangat menyadari iPhone memang lebih mahal dari Android mana pun. Banyak orang berpikir itu karena iOS, sistem operasi yang menjalankan unit iPhone. Ternyata faktanya tidak seperti itu.

Jika iOS jadi sebab utama iPhone selalu lebih mahal dari Android sekali pun, tentu kamera iPhone selalu lebih unggul. Kenyataannya ada flagship iPhone menghasilkan gambar tidak sebagus ponsel Android kelas menengah. Ada seperti itu. Dengan kata lain, percuma kalau sistem operasi yang dianggap alasan utama perangkat iPhone selalu lebih mahal menghasilkan gambar yang kalah dari Android kelas menengah. Tidak seperti itu.

Penerjemah Proz Translator CoViD-19 Video Gaming Software Localization
OnePlus 8 & OnePlus 8 Pro Menggunakan Prosesor Snapdragon 865 Dari Snapdragon Dan Penyimpanan Internal Tipe UFS 3.0 (klik gambar untuk membuka profil penerjemah jika Anda sedang mencari layanan penerjemahan)

Fakta sebenarnya ada dua penyebab iPhone selalu jadi lebih mahal dari Android termahal sekali pun. Pertama adalah prosesor. Mungkin tak banyak yang tahu prosesor eksklusif iPhone yang dikenal dengan nama Bionic itu selalu jadi prosesor tercepat setiap tahun saat dibandingkan dengan keluaran Qualcomm, Mediatek, dan Samsung (Exynos). Bahkan prosesor tercepat Qualcomm selalu tak berdaya di hadapan prosesor Bionic racikan Apple untuk iPhone itu.

Faktor selanjutnya adalah penyimpanan internal. Mungkin selama ini kita cuma melihat angka-angka: 32, 64, 128, 256, 512. Mungkin kemudian kita yang jeli merasa heran mengapa iPhone berkapasitas 128 bisa lebih mahal dari Android berkapasitas 512 misalnya. Jawabannya ada di kecepatan baca dan tulis penyimpanan tersebut.

Penerjemah Proz Translator CoViD-19 Video Gaming Software Localization
Sony Xperia XZ1 Menggunakan Prosesor Snapdragon 835 Dari Qualcomm Dan Penyimpanan Internal Tipe UFS 2.1 (klik gambar untuk membuka profil penerjemah jika Anda sedang mencari layanan penerjemahan)

Begini. Ada banyak jenis penyimpanan internal ponsel pintar. Yang umum dipakai saat ini adalah eMMC yang telah memasuki generasi 5.1. Di atas eMMC 5.1 ada UFS 2.1. Di atas UFS 2.1 sebenarnya sudah ada penerusnya. Namun dua macam penyimpanan itu yang lazim dipasang di perangkat Android. Sementara iPhone lebih tinggi kelasnya, yaitu NVMe.

NVMe ini bisa dibilang yang tercepat saat ini. Sebut saja proses tulis-bacanya sekedipan mata. Cepat sekali. Dibandingkan dengan penyimpanan internal Android, NVMe ini unggul jauh, ibarat motor purwarupa MotoGP vs motor produksi massal yang sudah diracik khusus.

Penerjemah Proz Translator CoViD-19 Video Gaming Software Localization
iPhone SE (2020) Menggunakan Prosesor Tercepat Saat Ini Bionic A13 Dengan Penyimpanan Internal NVMe Yang Juga Digunakan iPhone SE (2016) (klik gambar untuk membuka profil penerjemah jika Anda sedang mencari layanan penerjemahan)

Demikian dua alasan mengapa perangkat iPhone selalu lebih mahal dari ponsel Android mana pun.

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s