Didi Kempot Di Mata Helmy Yahya

Dionisius Prasetyo mengejutkan seluruh rakyat Indonesia. Bukan saja karena nama tersebut baru terkuak setelah pemiliknya tiada. Namun juga karena Dionisius Prasetyo adalah nama asli Didi Kempot, musikus campursari ternama Indonesia yang mangkat hari Selasa kemarin. Lord Didi, begitu almarhum belakangan ini dikenal dan ditahbiskan sebagai the Godfather of broken heart telah meninggalkan banyak kesan di banyak pihak dari berbagai kalangan. Satu di antara mereka adalah Helmy Yahya.

Helmy Yahya mungkin saat ini dikenal sebagai (mantan) direktur utama TVRI. Namun jauh sebelum itu Helmy Yahya dikenal sebagai raja kuis. Dalam podcast terbarunya, Helmy Yahya berbagi kisah yang melibatkan Didi Kempot. Helmy Yahya juga mengungkapkan kesan-kesannya tentang Didi Kempot dan kekagumannya pada keluarganya yang seniman, ayahnya Edi Ranto Gudel dan kakaknya Mamiek Prakoso yang beken dengan nama Srimulat Mamiek Podang (karena rambutnya disemir keemasan mirip bulu burung kepodang).

Ada satu kisah lucu ketika Lord Didi masih aktif mengamen, masih menurut tuturan Helmy Yahya. Di suatu rumah megah, seperti biasa Didi Kempot memetik gitar dan melantunkan lagunya. Dari balik pagar tanpa menampakkan wajah, tangan terulur untuk memberikan uang. Didi Kempot saat menerima uang itu merasa jumlahnya besar sekali. Dalam girangnya, Didi Kempot dipanggil-panggil “hooy..hoooy..hooy” dari rumah yang memberinya “uang kaget” tadi. Ternyata tanpa disadari rumah yang jadi sasaran ngamennya tadi adalah milik Mamiek Podang, kakaknya sendiri!

Helmy Yahya juga mengagumi dedikasi tinggi Didi Kempot. Saat itu, Didi Kempot diundang Helmy Yahya untuk mengisi acaranya di Taman Buaya. Berangkat dari Solo dengan biaya sendiri, Didi Kempot tetap tampil maksimal meskipun Helmy Yahya sendiri sudah mengakui honor untuk Didi Kempot sangat tipis dan mepet. Musikalitas Didi Kempot di Taman Buaya tak pudar sedikit pun meskipun acara dihelat di luar dengan sistem pendinginan yang tidak memadai. Satu hal yang membuat Helmy Yahya semakin kagum pada Didi Kempot.

Didi Kempot ternyata ada andil juga pada perjalanan karir Helmy Yahya. Itu terjadi ketika ia baru saja menelurkan acara TV perdananya. Namanya Mimpi ‘kali yee. Episode pertama Mimpi ‘kali yee menceritakan mahasiswa asal Solo yang ingin bertemu dengan idolanya, Atalarik Syah. Sebagai musik pengantarnya, dipilihlah Stasiun Balapan Solo karya Didi Kempot. Mimpi ‘kali yee selanjutnya meledak dan mendongkrak semua pihak yang terlibat: Helmy Yahya sendiri, pembawa acara Dewi Hughes. Dan Helmy Yahya mengenang lagu pengantar yang digunakan di episode perdana itu.

Helmy Yahya mengajak kita semua mengirimkan Al Fatihah untuk almarhum Dionisius Prasetyo Didi Kempot.

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s