Apakah Sama Alasannya Rossi Dan Vettel Hengkang

Dua maestro dunia balap Motorsport sedang ramai dibicarakan. Keduanya masing-masing dari lintasan paling bergengsi. Satu di MotoGP. Satunya lagi di F1. Kita membicarakan Valentino Rossi dan Sebastian Vettel.

Mungkin sudah banyak yang menengarai bahwa Rossi akan mengakhiri karirnya bersama Yamaha Factory. Performa yang tak kunjung membaik jadi alasan utamanya. Jadi ketika Rossi dikabarkan menjalin kontak dengan petinggi SIC Racing Team tentu ini lantas jadi berita besar. Bukan karena status SIC Racing Team hanya sebagai tim satelit Yamaha. Namun kerendahan hati Rossi menerima tawaran dari tim satelit seperti SIC Racing Team. Apakah situasinya sama seperti yang dihadapi Vettel?

Kedua maestro itu memang sedang mengalami krisis prestasi. Skill terbaik mereka seperti tidak keluar di musim-musim belakangan ini. Situasi makin pelik ketika rekan setim malah mengaburkan mereka dan segera jadi favorit bos tim: Maverick Vinales yang mulai mengungguli Rossi, dan Charles Lecrerc yang bisa mengalahkan Vettel.

Ketika Rossi bisa legawa menerima keputusan Yamaha Factory merekrut Fabio Quartararo yang lebih muda, bertalenta, dan bersemangat mendampingi Vinales, Vettel menampik dugaan bahwa uang penyebab ia dan Ferrari pisah jalan. Vettel menegaskan bahwa uang bukan sebab utama ia hengkang dari Ferrari.

Meskipun tim satelit, Rossi dijanjikan tetap mendapatkan motor standar Yamaha Factory, demikian rumor yang beredar menyertai isu kepindahannya ke SIC Racing Team. Vettel di sisi lain, merasa ia tidak akan mendapatkan perlakuan serupa. Lecrerc datang dan segera menjadi favorit semua orang di Ferrari, termasuk tifosi yang haus gelar juara dunia. Bayang-bayang kebangkitan merajai seperti era Michael Schumacher langsung terpantul ketika mereka melihat Lecrerc luar biasa menangi GP Italia di Monza, tanah air tumpah darah Ferrari.

Ferrari menjanjikan Vettel akan tetap jadi keluarga Ferrari namun ia bukan prioritas. Itu artinya Vettel harus mau melepaskan statusnya sebagai juara dunia empat kali, dan bertugas memuluskan jalan Lecrerc. Di lintasan F1 hal seperti ini lumrah terjadi. Kepentingan tim diutamakan di atas ambisi pribadi. Menjadi dayang bagi pembalap baru promosi dari F2 tentu tidak akan dilakoni pembalap profesional seperti Vettel, meskipun mungkin Ferrari melihatnya berbeda.

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s