Dual purpose off-road Royal Enfield Himalayan working on translator English documents into Indonesian counterparts

Royal Enfield Himalaya Enteng Saja Mendaki Himalaya

Himalayan, genre terbaru dari Royal Enfield yang beken sebagai produsen motor klasik, merupakan motor adventure dual purpose yang sanggup menjelajah dan menyambangi Himalaya … Tanpa kesulitan apalagi ngos-ngosan.

Royal Enfield Himalayan off-road looking for dual purpose translator

Royal Enfield Himalayan enteng saja meliuk-liuk sepanjang memanjat jalan menuju Himalaya. Kemudahan dan kenyamanan ini berkat pasokan torsi melimpah Royal Enfield Himalayan yang bisa dikail di putaran mesin yang rendah.

Royal Enfield Himalayan dibekali tenaga puncak 24,5 daya kuda horse power ketika mesin meraung di 6500 RPM. Dipadukan dengan torsi padat mantap 32 Nm yang cukup diraup pada putaran rendah 4250 RPM mendaki Himalaya tak ubahnya berjalan kaki yang santuy bagi Royal Enfield Himalayan. Seperti nyanyian naik… Naik ke puncak gunung …

Great proz profile 883712 Arif Rakhman translator English to Indonesian language pair

You may be an avid fan of Royal Enfield Himalayan therefore you are coming here reading this post. However you may please allow yourself to be aware that I’m also translator working on English into Indonesian languages. You can contact me through arifrakhmantranslator@gmail.com for further inquiry.

Honda BeAT #2020: Menyempurnakan Yang Terbaik

If it ain’t broke, don’t fix it. Tampaknya tak berlaku bagi AHM. Anak perusahaan Honda motor di indonesia itu tetap saja memoles Honda BeAT #2020, jagoan mereka di segmen skutik. Hal itu dibuktikan dengan peluncuran Honda BeAT #2020 belum lama ini di Jakarta.

Honda BeAT #2020 looking for translator penerjemah English to Indonesian

Penerjemah Translator Honda BeAT #2020

Padahal Honda BeAT #2020 punya performa penjualan meyakinkan dan tanpa tanding. Hingga hari ini Honda BeAT #2020 telah terjual 18 juta unit di seluruh dunia sejak 2008. Hal ini menjadikan Honda BeAT #2020 motor terlaris tidak hanya di Indonesia, namun juga Asia bahkan dunia.

Honda BeAT #2020 translator penerjemah Arif Rakhman 883702

Honda BeAT #2020 translator penerjemah 883702

Jika kita harus mempertanyakan langkah AHM yang berlawanan dengan Kredo di awal postingan ini, maka kita bisa menemukan Jawabannya ada di slogan AHM one heart yang menjadi filosofi bisnis mereka. AHM ingin selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan konsumennya. Sesederhana itu tapi dampaknya sangat dalam dan meluas.

Honda BeAT #2020 Arif Rakhman 883702 cari penerjemah looking for translator English to Indonesian

Honda BeAT #2020 883702


Motor yang sudah terbaik disempurnakan lagi. Begitulah yang menimpa Honda BeAT #2020. Dimulai dari rangka. Honda BeAT #2020 kini tak lagi menggunakan rangka pipa. Namun meminjam teknologi rangka terbaru yang telah diterapkan di Honda Genio sebelumnya, Honda BeAT #2020 turut dicangkokkan rangka eSAF (enhanced smart architecture frame). Hasilnya adalah bobot Honda BeAT #2020 lebih ringan namun menghadirkan ruang bagasi lebih luas (12 liter) dan tangki bahan bakar lebih besar (4,2 liter).

Cari Honda BeAT #2020 penerjemah translator Arif Rakhman 883702

Honda BeAT #2020 penerjemah 883702

Peningkatan selanjutnya Honda BeAT #2020 ada di performa jalanan. Honda BeAT #2020 kini bertenaga 8,9 daya kuda horse power pada putaran mesin 7500 rpm. Sementara torsi yang melimpah sebanyak 9,3 Nm kini bisa diraih di putaran mesin lebih rendah 5500 dibanding generasi sebelumnya.

Honda BeAT #2020 Arif Rakhman Proz 883702

Honda BeAT #2020 untuk penerjemah Proz 883702

Fitur kekinian pun tak luput disematkan di Honda BeAT #2020 terbaru. Satu yang menonjol adalah dihilangkannya satu konsol (tepatnya di sisi kanan) untuk diganti dengan rumah charging. Jadilah para abang ojol sangat bisa mengandalkan Honda BeAT #2020 ini. Sudah irit, sekarang pun ada charger smartphone. Narik ojol tak pernah sepraktis ini. Selain itu, membuka jok Honda BeAT #2020 kini tak perlu harus repot turun dulu untuk menjangkau rumah kunci di jok belakang. Cukup putar kunci dan tekan kenop di sampingnya, mengingatkan pada Honda PCX.

Honda BeAT #2020 translator English penerjemah Indonesia Proz 883702 Arif Rakhman

Ada Honda BeAT #2020 untuk translator 883702

Hampir lupa. Lampu depan headlamp Honda BeAT #2020 ini sudah berubah LED setelah sebelumnya cuma bohlam biasa. Tentu bakal jauh lebih terang, namun sayang sekali seperti kebanyakan lampu LED akan kesulitan menerangi di kala hujan lebat. Lampu belakang Honda BeAT #2020 sendiri masih bohlam biasa.

Honda BeAT #2020 Arif Rakhman Proz 883702 cari penerjemah looking for translator

Honda BeAT #2020 untuk translator Proz 883702

Apa lagi yang menarik dari Honda BeAT #2020? Tak ada. Selain kamu segera lihat sendiri penampakan Honda BeAT #2020 ini langsung secara nyata di dekat rumahmu.

Translator penerjemah Inggris Indonesian English Indonesia Arif Rakhman 883702

Profil Proz Arif Rakhman 883702

At Long Last! There’s Only A Few Smartphones Sold In Indonesia

(Indonesia, among Brazil and Indonesia, is the largest market for everything. Automotive sector  finds its heaven here, selling up to millions of their products annually. The same also applies to smartphones. Here in Indonesia, the folks there, wanting to be always up to date and keeping up the trend, are never to turn down any smartphones launched or to be one.

Unfortunately, unlike several years back, Indonesia is sadly less occupied by smartphones from any kind. If we are to infer rushingly, there are actually only two smartphone brands making their existence here in Indonesia.

Those you may have been aware of, are the familiar Xiaomi and the newcomer Realme. You used to know that Asus once was in the competition, however they seemingly disappear in recent commotion. Although certain part of netizen have been expressing their displeasure regarding either ColorOS or MIUI, those pre-installed on Realme and Xiaomi phones, respectively, the reception is always good for any soon to be launched smartphone. Both brands also offer new features with new functionalities as well.

Samsung is actually join the commotion. However the Korean brand seems to reluctantly offer their products. Infamous for their flagship Galaxy series, they seldom to derive it to their low budget phones, making it less attractive to average folks whose the incomes sometimes lower than their spending.

It’s eventually a win for both Xiaomi dan Realme that come with affordable yet high specced smartphones that draws most of the people in Indonesia.

Akhirnya! Cuma Ada Dua Smartphone Di Indonesia!

Indonesia termasuk pasar yang besar. Bersama Brasil dan India, sektor otomotif mendapati surganya di Indonesia. Begitu pula smartphone. Netizen yang dinamis dan ingin selalu tampil kekinian menjadikan Indonesia selalu dibanjiri produk smartphone terbaru.

Sayangnya, tidak seperti beberapa tahun silam, Indonesia kini tak banyak lagi disesaki macam-macam smartphone. Jika kita mengambil kesimpulan buru-buru, maka sejatinya hanya tersisa dua merek smartphone di Indonesia.

Dulu kita melihat Asus tampil menjanjikan. Namun kini penguasa pasar smartphone di Indonesia hanyalah Xiaomi dan Realme. Terlihat terlalu dini menyimpulkan begini, namun jika lihat obrolan di dunia maya, harus jujur diakui dua merek itu yang paling sering dibicarakan.

Samsung memang ada jago sebenarnya yang bersaing dengan Realme maupun Xiaomi. Namun karena merek Korea itu tidak terlihat sepenuh hati berkompetisi langsung dengan dua merek tadi, jagoan mereka terlihat kurang bersinar.

Mungkin sebagian netijen sudah bosan dengan colorOS atau MIUI. Namun tampaknya masih jauh lebih banyak yang tidak masalah dengan dua rona Android tersebut sehingga tetap antusias jika kedua merek meluncurkan produk terbaru mereka.

Ini Bukti Shell Masih Lebih Murah Dari Pertamina

Semenjak Pertamina tidak lagi memonopoli bisnis hilir di Indonesia, konsumen dihadapkan dengan banyak pilihan sesuai preferensi mereka. Tercatat nama besar seperti Shell memutuskan menantang hegemoni Pertamina yang sudah terlanjur mengakar hingga pelosok Indonesia. Total pun mengekor Shell. Hanya Petronas yang memutuskan cabut dari Indonesia karena gagal bersaing. Padahal Petronas merupakan sponsor utama BBM dan pelumas tim papan atas Mercedes-AMG F1. Sementara Pertamina baru selevel Formula 2.

Di awal tahun baru 2020 silam, Shell menggebrak bisnis hilir minyak bumi dengan menurunkan semua produknya. Langkah tersebut menjadikan produk Shell berselisih sekitar dua ribu lebih murah dari Pertamina. Tersengat dengan aksi bisnis Shell itu, Pertamina pun turut mengoreksi produknya sehingga menjadikan misalnya pertamax turbo kini lebih murah lima puluh rupiah (9900 vs 9950, cmiiw).

Namun, ternyata fakta di lapangan menunjukkan kalau harga Shell tetap lebih murah. Bisa dibilang jauh lebih murah dari Pertamina. Selisihnya bisa hingga dua ribu rupiah. Mengapa begitu?

Itu karena Shell mengadakan program loyalitas pelanggan. Siapa saja yang mendaftar sebagai anggota Shell Club Smart. Memang promo potongan 5000 (minimal 2 liter) atau 50.000 (minimal 50 liter) tidak diadakan setiap saat. Namun setidaknya memacu pelanggan terus membeli produk Shell.

Namun kalau untuk keseharian, tetap Pertamax turbo.