Mengapa Harus Memprotes Homosek? Apa salah Homosek?

Di antara sifat atau karakter sebagian manusia Indonesia adalah terlalu banyak protes dan menuntut. Keliru sedikit saja menuntut segera dibenarkan. Dan tak ada kesempatan cukup untuk memperbaikinya. Bahkan untuk urusan nama yang remeh-temeh pun masih juga diprotes. Hal inilah yang menimpa Homosek.

Jika tekun dan rutin menyimak jagad blogosphere, kita pasti mengenal salah satu blog terkenal adalah BonsaiBiker. Di antara konten yang rutin diterbitkan adalah kolom homosek.

Homosek adalah singkatan dari hobi motor seken. Ada lanjutannya lagi sehingga lengkapnya adalah homosek kapak merah. Yaitu kepanjangannya menjadi hobi motor seken kantong cepak murah meriah.

Memahaminya kurang lebih begini. Rubrik Homosek kapak merah membahas segala motor seken yang nilai lebihnya melampaui harga jual sekennya. Jadi ketika ada motor punya spesifikasi wah, tampilannya gagah, tahunnya relatif masih muda sehingga orang berpikir banderolnya x juta rupiah faktanya cuma dijual jauh lebih murah dari itu cuma y rupiah, nah itulah kategori Homosek kapak merah tadi.

Homosek kapak merah bahkan telah dibuatkan grup Facebook. Tapi karena ada sebagian anggota yang mengeluhkan nama Homosek yang berasosiasi negatif akhirnya diminta ganti dengan nama lain (sudah pada tahu kan nama penggantinya?)

Heran aja dengan keberatan mereka. Entahlah. Apakah dengan tetap Homosek kapak merah dan menggemari motor seken kategori Homosek tersebut kita akan otomatis berubah orientasi seksual kita. Rasanya jelas tidak mungkin. Tapi sudahlah sekarang sudah lebih beken dengan nama BEKAKAS.

Advertisements

Apa Keuntungan Menjadi In-House Translator Dan Penerjemah Freelancer?

Dua macam pekerja penerjemahan dibedakan dalam industri penerjemahan. Mereka adalah penerjemah karyawan (in-house translator) dan penerjemah freelancer. Kali ini akan dipaparkan mengenai keuntungan menjadi salah satu dari kedua tipe pekerja tersebut. Namun perlu diperhatikan bahwa keuntungan yang dipaparkan di sini bukanlah sesuatu yang kaku. Dengan kata lain, semua paparan ini dikembalikan kepada mereka yang melakoni salah satunya, entah itu penerjemah karyawan atau penerjemah freelancer. Karena apa yang dianggap suatu keuntungan di satu sisi belum tentu dirasa serupa oleh pihak lain. Continue reading

Apa Saja Perbedaan Penerjemah In-House Dengan Freelance Translator?

Dalam industri penerjemahan, ada dua pekerja penerjemah yang pembagiannya didasarkan pada sifat kerjanya. Pembagian dua pekerja penerjemah ini didasarkan pada keterikatan mereka, juga komitmen yang harus dicurahkan. Kedua pekerja tersebut adalah:

  1. Penerjemah Karyawan (in-house translator)
  2. Penerjemah Freelancer 

Continue reading